Misc Thread, Sajak Dalam Saf Insaf in Languages Forum; Tuhan
Telah ditakdirkan hari itu
Aku ke kota solat Jumaat di rumah-Mu
Tenang terbentang wadah ibadat
Di kananku seorang buta ...
-
Sajak Dalam Saf Insaf
Tuhan
Telah ditakdirkan hari itu
Aku ke kota solat Jumaat di rumah-Mu
Tenang terbentang wadah ibadat
Di kananku seorang buta yang celik
Di kiriku seorang buta yang cerdik
Di tengahnya aku yang keliru dan kelabu
Tentang terangnya mata hatimu
Tentang cahaya anugerah Ilahi
Kekuranganmu itu seribu kelebihan
Saf insaf menghampar iktibar
Tuhan Maha Melihat dan Maha Mengetahui
Bahawa insan mulia paling terpuji
Di sisi-Mu, paling banyak beriman
Bukan cantik pada indera kesempurnaan.
karya asal - Ami Masra - Berita Minggu (...maaf kerana masukkan ke laman ini)
-
Re: Sajak Dalam Saf Insaf
-
Re: Sajak Dalam Saf Insaf
No, Brother Iqram.
I use Malay language (bahasa Melayu).
Thank you.
Have a nice day.
-
Re: Sajak Dalam Saf Insaf

Originally Posted by
mohammad
Tuhan
Telah ditakdirkan hari itu
Aku ke kota solat Jumaat di rumah-Mu
Tenang terbentang wadah ibadat
Di kananku seorang buta yang celik
Di kiriku seorang buta yang cerdik
Di tengahnya aku yang keliru dan kelabu
Tentang terangnya mata hatimu
Tentang cahaya anugerah Ilahi
Kekuranganmu itu seribu kelebihan
Saf insaf menghampar iktibar
Tuhan Maha Melihat dan Maha Mengetahui
Bahawa insan mulia paling terpuji
Di sisi-Mu, paling banyak beriman
Bukan cantik pada indera kesempurnaan.
karya asal - Ami Masra - Berita Minggu (...maaf kerana masukkan ke laman ini)
Sajak yang bagus. Terima Kasih.
What a good poem. Thank you
Kamu patut terjemahkan dalam Bahasa Inggeris untuk kefahaman semua.
You should translate it into English for others to understand it
-
Re: Sajak Dalam Saf Insaf
nm kenapa tak tolong terjermahkan...
north malaysian y not u translate it...
kita pandai bahasa pasar jer...
-
Re: Sajak Dalam Saf Insaf

Originally Posted by
syilla
nm kenapa tak tolong terjermahkan...
north malaysian y not u translate it...
kita pandai bahasa pasar jer...
Saya pun tak pandai terjemah, tapi saya akan cuba.
I'm not good in translating either, but I'll try
POEM IN THE PRAYER LINE OF REPENTANCE
God
It was destined on that day
I went to a city of Friday Prayer in Your House
Calmly spreading the words of prayer
On my right, a blindman who could 'see'
On my left, a blindman who could 'think'
On the centre, it's me, confused and 'grey' (blurred)
Regarding to how shining is your heart's eye
Regarding to the light awarded by my Lord
Your disability is a thousand capabilities
The prayer line of repentance spreading the lessons
God the All-Seeing and All-Knowing
That an honoured man who is the most praiseful
Beside You, the most faithful
Not the beauty according to the perfect senses
ORIGINALLY BY - AMI MASRA
Forgive me for my bad translation.
-
Re: Sajak Dalam Saf Insaf
i think that is a one good translation...
i'll clap for both of you...(it is a very good poem)
-
Re: Sajak Dalam Saf Insaf

Originally Posted by
syilla
i think that is a one good translation...
i'll clap for both of you...(it is a very good poem)

Apa yang kamu faham mengenai sajak tersebut?
What can u understand from that poem?
-
Re: Sajak Dalam Saf Insaf
minta maaf lambat jawab.
sorry... late reply...
kita rasa...
i think...
perasaan seseorang apabila dia pergi solat jumaat
(feelings of one when he goes for friday prayers)
ramai-ramai berhimpun tak kira keimanan seseorang
(everyone gather regardless their iman and knowledge)
dan mengenai khutbah yang didengar penuh dengan pengajaran dan keinsafan
(hearing the lectures with feelings of repentance)
ada banyak lagi... tapi buat setakat ni jerlah
(only this much i can translate for now)
what do u think?
-
Re: Sajak Dalam Saf Insaf
Orang buta di kiri dan kanan, tapi 'celik' dan 'cerdik'
Blindman on the left and right, but 'could see' and 'genius'
Hmmmmm..... dia rasa dia paling kurang keimanan dalam jemaah tersebut?
Hmmmmm..... might be he thinks that he the least faith of the congregation
-
Re: Sajak Dalam Saf Insaf
north malaysia and syilla,
thank you for your attention.
-sebenarnya pada saya penyajak merendah diri kerana ilmunya dianggap masih kurang walaupun indera zahirnya sempurna.
-bukankah manusia dinilai dari sudut ketaqwaannya?
-anda berdua lebih baik daripada saya................
-
Re: Sajak Dalam Saf Insaf
Sajaknya bagus sekali. Ada lagi? Saya suka sajak
-
Re: Sajak Dalam Saf Insaf

Assalamualaykum... I am back!!
Posting Permissions
- You may not post new threads
- You may not post replies
- You may not post attachments
- You may not edit your posts
Forum Rules